Alternatif Konsep Pengembangan Pasar Galuga dalam Memenuhi Tingkat Kebutuhan Masyarakat di Keluruhan Binong

Alternatif Konsep Pengembangan Pasar Galuga dalam Memenuhi Tingkat Kebutuhan Masyarakat di Keluruhan Binong

Deskripsi:

Pasar Galuga dibamgun sekitar tahun 2002, eksistensi Pasar Galuga sebagai pasar tradisional kini sudah berubah seiring berjalannya waktu, hal tersebut dikarenakan Pasar Galuga tidak dapat bersaing dengan pasar yang menjadi kompetitornya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar yaitu dengan adanya Pasar Binong. Masyarakat Binong kini beralih ke Pasar Binong yang dianggap memiliki komuditi barang yang lengkap padahal jarak yang ditempuh lebih jauh. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi faktor penyebab menurunnya eksistensi Pasar Galuga, menganalisis dampak yang yang dirasakan pedagang dan konsumen/masyarakat akibat menururnnya eksistensi Pasar Galuga, serta menentukan alternative konsep pengembangan Pasar Galuga. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis comparation, analisis pohon masalah dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya kompetitor sebagai penyebab utama menurunnya eksistensi Pasar Galuga yaitu Pasar Binong, sehingga diperlukan adanya alternative konsep pengembangan Pasar galuga berupa penataan bangunan pasar serta fasilitas penunjangnya agar Pasar Galuga dapat bersaing dengan pasar tradisional di sekitarnya sehingga dapat memenuhi tingkat kebutuhan masyarakat di Kelurahan Binong.

Penulis :

Kintan Dwi Andini (2013-22-029)

Download : 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *