Deskripsi :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh pemberian latihan metode De Lorme dengan latihan metode Oxford terhadap peningkatan kekuatan otot quadriceps. Penelitian dilaksanakan sejak bulan Juli 2005 sampai dengan Agustus 2005 di klinik fisioterapi Universitas Indonusa Esa Unggul Jakarta. Metode penelitian bersifat kuasi eksperimental untuk mengetahui efek suatu perlakuan pada objek penelitian. Hasil yang didapat dari penelitian ini dengan menggunakan uji T-Test Related untuk mengukur tingkat kekuatan otot pada kelompok perlakuan 1 adalah nilai P value=0,000 (P< , =0,05), yang berarti ada pengaruh peningkatan kekuatan otot quadriceps yang sangat bermakna pada pemberian latihan metode De Lorme. Sedangkan hasil uji T-Test Related untuk mengukur tingkat kekuatan otot pada kelompok perlakuan 2 adalah nilai P value=0,000 (P< , =0,05), yang berarti ada pengaruh peningkatan kekuatan otot quadriceps yang sangat bermakna pada pemberian latihan metode Oxford. Berdasarkan grafik tidak tampak perbedaan peningkatan tingkat kekuatan otot pada kedua kelompok perlakuan, walaupun pada kelompok perlakuan 2 menunjukan peningkatannya yang lebih dari kelompok perlakuan 1. Pada uji beda dua mean dengan menggunakan uji T-Test Independent didapat nilai P value=0,627 (P< , =0,05), yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh pemberian latihan metode De Lorme dengan latihan metode Oxford terhadap peningkatan kekuatan otot Quadricep.

Universitas Esa Unggul

Penulis :

Rika Melianita

Download :