Pengaruh Metode Social Story Terhadap Penurunan Temper Tantrum Pada Anak Dengan Gangguan Autism Spectrum Disorder

Pengaruh Metode Social Story Terhadap Penurunan Temper Tantrum Pada Anak Dengan Gangguan Autism Spectrum Disorder

Pengaruh Metode Social Story Terhadap Penurunan Temper Tantrum Pada Anak Dengan Gangguan Autism Spectrum Disorder

Deskripsi:

Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran mengenai pengaruh metode social story untuk mengurangi temper tantrum pada anak dengan gangguan autism spectrum disorder atau yang selanjutnya akan disebut autisme. Social story merupakan metode yang dikembangkan oleh carol Gray yang berupa cerita pendek bergambar yang digunakan untuk mengajarkan suatu konsep atau keterampilan sosial dengan format khusus yang mudah dipahami oleh anak dengan gangguan autisme. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini ada dua. Yang pertama yaitu : skor pada tahap treatmen lebih rendah dari pada tahap baseline. Sedangkan hipotesis yang kedua yaitu : bahwa skor pada tahap baseline lebih rendah daripada tahap follow up. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Quasi Eksperimen Single case Design khususnya ABAB design. Subjek penelitian ini adalah anak dengan gangguan autisme yang duduk di kelas III SDLB Negeri Semarang, mengalami temper tantrum dan suka membaca. Metode rating scale digunakan untuk mengumpulkan data. Rating scale yang digunakan yaitu rating scale temper tantrum. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan analisis kuantitatif dan kualitatif tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa metode social story berpengaruh terhadap penurunan temper tantrum pada anak dengan gangguan autisme namun belum menunjukkan pengaruh yang menetap.

Penulis:

Mikaela Berliyana Alitani

Download:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *