Hubungan Konsumsi Alkohol dan Obesitas dengan Kejadian Diabetes Mellitus Usia 45-64 Tahun di Pulau Sulawesi (Analisis Riskesdas 2007)




Hubungan Konsumsi Alkohol dan Obesitas dengan Kejadian Diabetes Mellitus Usia 45-64 Tahun di Pulau Sulawesi (Analisis Riskesdas 2007)

Deskripsi:
Secara global, salah satunya yaitu diabetes mellitus. Penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit yang sering terjadi pada lanjut usia. Faktor gaya hidup yang diketahui berperan dalam menimbulkan penyakit diabetes mellitus karena kurangnya kegiatan fisik, asupan gizi yang tidak baik, stres, dan urbanisasi. Tujuan: Mengetahui hubungan konsumsi alkohol dan obesitas dengan kejadian diabetes mellitus usia 45-64 tahun di Pulau Sulawesi berdasarkan Riskesdas 2007. Metode Penelitian: Responden dalam penelitian ini berjumlah 18738 orang berusia 45-64 tahun di Pulau Sulawesi. Variabel yang diuji yaitu jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pekerjaan, konsumsi alkohol dan obesitas. Pengolahan data dilakukan dengan uji chi-square, kemudian diuji multivariat menggunakan regresi logistik dengan sistem komputerisasi (CI 95%). Hasil: Hasil penelitian chi-square (CI 95%) menunjukan bahwa variabel yang mempengaruhi kejadian diabetes mellitus adalah tingkat pendidikan (p=0.000), konsumsi alkohol (p=0.016) dan obesitas (p=0.000). Variabel lainnya seperti jenis kelamin (p=0.306) dan status pekerjaan (p=0.169) tidak berhubungan dalam kejadian diabetes mellitus. Analisis multivariat regresi logistik menunjukan variabel yang sangat berpengaruh terhadap kejadian diabetes mellitus dengan nilai p<0.25. Hasil uji multivariat yaitu tingkat pendidikan (p=0.000), status pekerjaan (p=0.367), konsumsi alkohol (p=0.013) dan obesitas (p=0.000). Kesimpulan: Tingkat pendidikan yang rendah, konsumsi alkohol yang tinggi dan obesitas sangat berpengaruh terhadap kejadian diabetes mellitus di usia lanjut. Penulis :
ANDIRA ROSA FAUZA ( 201132037 )

Download:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *