Ketika Komunitas Motor Bersatu Adakan Bakti Sosial di Jabar

Ketika Komunitas Motor Bersatu Adakan Bakti Sosial di Jabar

Share


Foto Bersama Seusai Penyerahan Santunan Anak Yatim Komunitas Motor

Foto Bersama Seusai Penyerahan Santunan Anak Yatim Komunitas Motor

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharam Esa Unggul Motorcycle Brotherhood (EMBRO) dan SCORPiOHOLiC bersama dengan Komunitas Motor di Jabodetabek serta Civitas Esa Unggul dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) mengadakan Bakti Sosial yang mengambil tema Touring Gabung Muliakan Anak Yatim.

Lebih dari 200 motor dari 22 komunitas motor yang tersebar di Jabodetabek mengikuti touring yang berjalan selama dua hari ini yakni dari tanggal 03 hingga 04 Oktober 2017. Bertempat di Desa Cibunian Bogor para riders membagikan sejumlah peralatan sekolah dan santunan berupa dana pemberdayaan kepada para anak yatim serta masyarakat sekitar.

Ketua Tim Pelaksana Touring Gabungan Maulana menjelaskan konsep acara touring ini merupakan langkah bersama dari gabungan komunitas untuk memberdayakan daerah-daerah yang selama ini kesulitan dalam hal akses dan prasrana pendidikan serta ekonomi.

“Kegiatan kami di Desa Cibunian merupakan langkah kami dari Komunitas untuk membantu terhadap sesama, kebetulan konsep acara kami bertepatan dengan 1 muharam nah kami berinisiatif untuk memberdayakan anak yatim yakni dengan memberikan beberapa sejumlah alat sekolah seperti tas dan buku serta uang santunan terhadap kaum dhuafa di sini,” tutur Maulana di Cibunian, Pamijahan Bogor, Minggu (01/10/2017).

Suasana Saat Penyerahan Donasi Touring Gabung

Suasana Saat Penyerahan Donasi Touring Gabung

Dia pun menambahkan sebanyak 40 anak Yatim menerima sumbangan dari Touring ini dan 77 santri di Pondok Pesantren Muara Cibunian juga menerima beberapa perlengkapan sekolah serta santunan.

Salah satu perwakilan dari Komunitas SCORPiOHOLiC Emil Ramadhayanta mengatakan acara Touring Gabungan muliakan anak ini merupakan langkah bagi komunitas motor untuk dapat memperbaiki citra negatif yang selama ini melekat terhadap para Riders.

“Acara ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki citra negatif yang selama ini melekat pada komunitas motor, yang biasanya komunitas motor itu identik dengan kebut-kebutan dan have fun tapi kali ini kami perbaiki dengan melakukan kegiatan seperti bakti sosial dengan memberdayakan anak yatim dan kaum miskin,” tutur Maulana.

Sementara itu, pengelola Pesantren Muara Cibunian Ustad Hendra mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada bantuan yang diberikan oleh para gabungan Komunitas Motor. Menurutnya bantuan yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat khususnya anak-anak yatim dan para santri Pesantren Muara Cibunian.

“Kunjungan yang dilakukan oleh komunitas motor hari ini sangat bermanfaat bagi kami, apalagi selain sumbangan berupa uang dan donasi para santri juga diberikan peralatan sekolah. Jarang-jarang kami mendapatkan peralatan sekolah yang baru,” ujar Hendra.

Sejumlah Anak Yatim dan Santri yang Hadir Dalam Santunan

Sejumlah Anak Yatim dan Santri yang Hadir Dalam Santunan

Dia pun berharap kegiatan Touring Gabungan ini dapat kembali terselenggara kedepannya karena menurutnya kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kemanusiaan dan kepedulian antar sesama manusia. “Mudah-mudahan kegiatan ini kembali terselenggara, karena kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami dan menjadi ladang amal bagi para donator yang menyumbangkan sebagian hartanya,” tutupnya.

Touring Gabungan memuliakan anak yatim dimulai pada hari Jumat tanggal 28 September, para Riders terlebih dahulu berkumpul di titik point yakni Universitas Esa Unggul. Perjalanan ke Desa Cibunan memakan waktu lima jam perjalanan melewati lembah perbukitan di kaki gunung salak. Acara santunan sendiri dilakukan pada hari sabtu 29 September bertempat di Pondok Pesantren Cibunian Bogor.

 


-- Download Ketika Komunitas Motor Bersatu Adakan Bakti Sosial di Jabar as PDF --


Share
  • Comments
  • Trackbacks
10
  1. October 3, 2017 at 9:37 pmAryo  Reply

    Mantaaaaaap... Bravo EMBro dan SCORPiOHOLIC

Leave a Reply

2017 © Universitas Esa Unggul