Tantangan Generasi Milenial di Industri 4.0

Tantangan Generasi Milenial di Industri 4.0

Esaunggul.ac.id Seminar Engineering Expo hari ini, Selasa (06/03) digelar di Ballroom Aula Kemala, Universitas Esa Unggul, Kebon Jeruk. Seminar Engineering Expo kali ini mengangkat tema “Preparing Human Overpopulation with non-pollutan Industries in Industrial Revolution 4.0”. Seminar ini menghadirkan dua pembicara ahli yakni Professor in Mechanical/Biomechanical Product Innovation Prototyping &Development of University Of Indonesia, Prof.Dr.Ir. Tresna Priyana Soemardi, SE., MS dan President Indonesia Academy of Science (AIPI), Prof. Dr.Ir. Satryo Soemantri Brodjonegoro. .

Salah satu pembiacara yakni Tresna mengatakan masuknya era industri 4.0 membuat sejumlah perubahan terjadi, mulai dari perubahan sosial ekonomi hingga budaya. Lapangan pekerjaan yang dulunya adapun menghilang akibat terkena imbas dari industri 4.0 yang mengandalkan digitalisasi dan automatisasi.

“Generasi kalian, yang sering disebut Milenial saat ini menghadapi perubahaan era industri, banyak hal yang akan berubah akibat era industri 4.0, termasuk lapangan pekerjaa. Mungkin 5 -10 tahun lalu pekerjaan sperti developer, startup, pilot drone masih dipandang rendah namun saat ini pekerjaan seperti itulah yang banyak dibutuhkan,” terang Tresna di Ballroom Aula Kemala, Universitas Esa Unggul, beberapa waktu lalu.

Meski begitu Tresna melajutkan, sejumlah lapangan pekerjaan baru juga bermunculan menggantikan pekerjaan yang tergerus arus digitalisasi. Untuk itu generasi milenial khususnya anak muda mampu beradaptasi dengan kebutuhan di era industri 4.0.

Mantan Ketua KPPU-RI ini pun berharap agar para mahasiswa mampu membekali diri mereka dengan skill yang tidak bisa dikerjakan oleh mesin yakni kemampuan Softskill. Sejumlah Softskill seperti Kreativitas, berpikir kritis, manajemen manusia, team working, negosiasi dan kecerdasaan emosional harus dimiliki oleh para generasi muda khususnya mahasiswa Esa Unggul untuk menjawab tantangan di era 4.0.

” Boleh saja robot mengambil alih pekerjaan manusia di masa depan, namun tidak semuanya bisa dilakukan mesin dan robot, seperti softskill. karena hanya manusia yang mampu melakukan hal tersebut, untuk itu saya berharap kalian bekali diri kalian dengan sejumlah softskill seperti organisasi, teamwork, negosiasi dan lainya,” tutupnya.

Selain seminar, sejumlah kegiatan menarik pun digelar untuk memeriahkan Engineering Expo 2019 seperti Turnamen Futsal dan badminton ada juga Beuty Class dan pameran Bazar makanan serta aksesoris. Engineering Expo digelar mulai tanggal 4-6 Maret 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *