Pengaruh Tambahan Pemberian Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES) Pada Latihan Agility Drill Terhadap Kelincahan Pemain Bolabasket Posisi Small Man dan Big Man

Pengaruh Tambahan Pemberian Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES) Pada Latihan Agility Drill Terhadap Kelincahan Pemain Bolabasket Posisi Small Man dan Big Man

Pengaruh Tambahan Pemberian Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES) Pada Latihan Agility Drill Terhadap Kelincahan Pemain Bolabasket Posisi Small Man dan Big Man

Deskripsi:

Tujuan : Untuk mengetahui, perbedaan kelincahan pada posisi pemain small man dan big man bolabasket. Metode : Jenis penelitian ini eksperimen dengan rancangan faktorial 2 X 2. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive random sampling, besar sampel yang diambil yaitu sebanyak 40 orang. Sampel terdiri dari 10 orang dengan posisi pemain small man yang diberikan latihan agility drill, 10 orang dengan posisi pemain small man yang diberikan latihan agility drill dan neuromuscular electrical stimulation (NMES), 10 orang dengan posisi pemain big man yang diberikan latihan agility drill dan 10 orang dengan posisi pemain big man yang diberikan latihan agility drill dan neuromuscular electrical stimulation (NMES). ). Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis varians dan uji rentang Newman Keuls, pada taraf signifikansi 5%. Hasil : Uji normalitas Lilliefors Test terdistribusi normal, uji homogenitas Bartlet Test memiliki varian homogen. Hasil Uji Hipotesis I menunjukan bahwa latihan agility drill memiliki peningkatan yang berbeda dengan latihan agility drill dan neuromuscular electrical stimulation (NMES), dibuktikan dari nilai Fhitung = 83,421 > Ftabel = 4,11, yang berarti hipotesa nol (Ho) ditolak. Hipotesis II menunjukkan bahwa pemain bolabasket yang berposisi small man memiliki peningkatan kelincahan yang berbeda dengan pemain bolabasket yang berposisi big man, dibuktikan dari nilai Fhitung = 6.399 > Ftabel = 4,11, yang berarti hipotesa nol (Ho) ditolak. Hipotesis III menunjukan bahwa interaksi antara pemberian neuromuscular electrical stimulation (NMES) dan latihan agility drill dengan posisi pemain small man dan big man sangat bermakna dibuktikan dari nilai Fhitung = 23.881 > Ftabel = 4,11, yang berarti hipotesa nol (Ho) ditolak. Kesimpulan: Ada perbedaan kelincahan (agility) yang signifikan antara pemain bolabasket yang berposisi small man dengan pemain bolabasket yang berposisi big man.

Penulis:

  1. Amriansyah Syetiawinandi
  2. Muchsin Dowes
  3. Sapta Kunta Purnama

Download:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *