Universitas

Esaunggul.ac.id, Puasa adalah salah satu waktu yang tepat untuk melatih pola makan kit amenjadi lebih baik dan teratur. Puasa terbukti dapat menurunkan berat badan dan lemak tubuh. Puasa yang dilakukan selama sebulan penuh akan berdampak baik untuk kesehatan.

Mencermati hal tersebut Dosen Gizi dan Kebugaran Universitas Esa Unggul, Mury Kuswar mengatakan Saat puasa banyak orang mengurangi segala akitivitas agar tidak berat menjalankannya. Salah satu aktivitas yang sering ditinggalkan orang adalah olahraga.

Menurutnya Olahraga saat bulan puasa memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, salah satuny adalah untuk Anda yang memiliki keinginan menurunkan berat badan dan mengurangi lingkar pinggang agar tidak buncit. Olahraga saat bulan puasa dapat mengurangi 2-3 kali laju eksidasi lemak tubuh dibandingkan saat tidak berpuasa.

Berikut beberapa tips olahraga yang dibagikan oleh Mury yang dapat dilakukan saat bulan puasa untuk menurunkan lemak tubuh:

1. Waktu berolahraga:

Sebaiknya olahraga dilakukan 30-60 menit menjelang berbuka puasa karena sumber ebergi yang digunakan untuk melakukan olahraga berasal dari simpanan lemak tubuh kita. Selain itu juga untuk menghindari terjadinya dehidrasi dan lemas dengan cara mendekatkan antara akhir sesi latihan dengan waktu berbuka puasa sehingga dapat segera minum dan makan agar recovery semakin cepat.

Olahraga bisa dilakukan pagi hari, tetapi pilihlah olahraga yang tidak berat, misalnya hanya stretching atau jalan santai disekitar rumah Olahraga bisa dilakukan di malam hari setelah melaksanakan ibadah tarawih tetapi perlu diperhatikan dengan waktu tidur dan durasi tidur agar sahur dan ibadah puasa berikutnya tidak terganggu.

2. Durasi olahraga

Durasi 15-60 menit cukup untuk melakukan olahraga, tentunya dilakukan secara efisien bukan banyak diam atau ngbrolnya dibandingkan dengan beolahraga.

3. Intensitas olahraga

Lakukan intensitas easy-moderate (ringan sampai sedang) untuk mendapatkan hasil optimal dari olahraga yang dilakukan. Latihan intensitas tinggi atau latihan yang terlalu berat membuat kelelahan yang berlebihan yang membuat waktu recovery menjadi lebih lama dan dapat mengganggu puasa yang dilakukan (lemas).

4. Frekuensi olahraga

Lakukan olahraga rutin 3-5 kali dalam semimnggu untuk dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak. Semakin sering dilakukan sesi olahraga dalam seminggu dapat disesuaikan dengan waktu berolahraga yang lebih pendek. Pastikan ada hari istirahat yang berfungsi untuk adanya adaptasi dari latihan yang dilakukan.

5. Jenis olahraga

Pilihlah jenis olahraga yang disukai, tapi harus memperhatikan kombinasi antara latihan beban dan olahraga aerobic karena akan semakin efektif dalam mengatasi perut buncit. 3 kali sesi latihan aerobic dan 2kali sesi latihan beban merupakan kombinasi terbaik.

Kombinasi semua tips ini ditambah dengan pola makan yang baik yaitu tidak berlebih-lebihan saat berbuka maupun tidak berlebih lebihan saat sahur serta menjaga asupan dengan tidak konsumsi gorengan, gula dan garam berlebih pastinya akan membuat buncit perut anda berkurang / hilang.