Pengaruh Perubahan Posisi terhadap Kejadian Dekubitus pada Pasien Tirah Baring di Ruang ICU Mayapada Hospital Tangerang

Pengaruh Perubahan Posisi terhadap Kejadian Dekubitus pada Pasien Tirah Baring di Ruang ICU Mayapada Hospital Tangerang

Share

Pengaruh Perubahan Posisi terhadap Kejadian Dekubitus pada Pasien Tirah Baring di Ruang ICU Mayapada Hospital Tangerang

Deskripsi:
Latar Belakang : Dekubitus adalah suatu daerah kerusakan seluler yang terlokalisasi,baik akibat tekanan langsung pada kulit, sehingga menyebabkan iskemia tekanan maupun akibat kekuatan gesekan, sehingga menyebabkan stress mekanik terhadap jaringan. Data PIN (pengendalian infeksi nosokomial) Mayapada Hospital, pada tahun 2012 terdapat 2,91% kejadian dekubitus. Dan kejadian dekubitus tersebut ditemukan di Ruang HCU sebanyak 1 orang, selebihnya semua terjadi di Ruang ICU sebanyak 11 orang Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perubahan posisi terhadap kejadian dekubitus di ruang ICU Mayapada Hospital Tangerang. Metode Penelitian : Sampel yang digunakan adalah pasien ruang rawat inap ICU Mayapada hospital sebanyak 24 responden, dimana 12 orang di kelompok intervensi dan 12 orang di kelompok kontrol dengan tehnik non probability sampling dan jenis purposive sampling. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperiment, post test only with control gruop. Hasil Penelitian : sebahagian besar responden adalah usia 63 tahun, jenis kelamin laki-laki (58,3%), hasil uji statistik Man Whitney U nilai p<0,05. Kesimpulan : Disarankan perawat dapat lebih meningkatkan pelaksanaan perubahan posisi per 2 jam pada pasien, guna mencegah terjadinya dekubitus.

Penulis :
GUIDO SOALOON TAMBA ( 2012 33 042 )

Download:


-- Download Pengaruh Perubahan Posisi terhadap Kejadian Dekubitus pada Pasien Tirah Baring di Ruang ICU Mayapada Hospital Tangerang as PDF --


Share
  • Comments
  • Trackbacks
Leave a Reply

2017 © Universitas Esa Unggul