Perbedaan Efek Pemberian Latihan Tuck Jump Dan Depth Jump Terhadap Peningkatan Vertical Jump Pada Atlet Basket Pemula



Perbedaan Efek Pemberian Latihan Tuck Jump Dan Depth Jump Terhadap Peningkatan Vertical Jump Pada Atlet Basket Pemula

Deskripsi:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efek pemberian latihan tuck jump dan depth jump terhadap peningkatan vertical jump pada atlet basket pemula. Sampel : Sampel terdiri dari 24 orang siswa SMA St. Fransiskus Asisi Pontianak dan dipilih berdasarkan teknik sampel random sampling dengan menggunakan kuesioner yang tersedia. Sampel dikelompokkan menjadi dua kelompok perlakuan, kelompok perlakuan I terdiri dari 12 orang dengan latihan yang diberikan adalah tuck jump dan kelompok perlakuan II yang terdiri dari 12 orang dengan latihan yang diberikan adalah depth jump. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimental untuk mengetahui efek suatu latihan yang diberikan terhadap objek penelitian. Analisis statistik penelitian ini menggunakan uji T-Test Related dan uji T-Test Independent. Hasil:Hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan vertical jump yang bermakna antar kelompok perlakuan sebelum latihan dengan nilai p=0.783 (p>0.05). Hasil uji T-Test Related pada kelompok perlakuan I nilai p=0.000 (p>Į=0.05) dan pada kelompok perlakuan II nilai p=0.000 (p>Į=0.05) berarti latihan yang diberikan pada masing-masing kelompok berpengaruh pada peningkatan vertical jump.
Dan hasil uji T-Test Independent menunjukkan nilai p=0.000 (p>Į=0.05) yang berarti ada pengaruh yang sangat signifikan antara kelompok perlakuan I dan kelompok perlakuan II. Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan efek yang sangat signifikan antara latihan tuck jump dan latihan depth jump pada peningkatan vertical jump atlet basket pemula. Pada penelitian ini disarankan agar metode latihan dapat diaplikasikan dengan prosedur yang benar, dilakukan dalam waktu lebih dari 1 bulan karena pada peningkatan vertical jump
akan lebih baik hasilnya jika dilakukan dalam waktu 2-3 bulan, serta diharapkan agar hal-hal yang dapat mempengaruhi hasil penelitian dapat diminimalisir demi tercapainya hasil yang optimal.

Penulis:
FRANSISKA HERMAKULATA ( 2006-65-011 )

Download:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *