Universitas Esa Unggul dengan Lembaga Sertifikasi Bidang Manajemen Risiko Berbasis SNI ISO 31000 (LSP-MKS)

Universitas Esa Unggul dengan Lembaga Sertifikasi Bidang Manajemen Risiko Berbasis SNI ISO 31000 (LSP-MKS)

Penandatanganan Kerjasama Antara Universitas Esa Unggul dengan Lembaga Sertifikasi Bidang Manajemen Risiko Berbasis SNI ISO 31000 (LSP-MKS)

Tanggal 8 Desember 2016, Hotel Sofitel Nusa Dua Bali – Indonesia. Di hadapan sekitar 300 peserta acara konferensi internasional manajemen risiko BaliERM 2016 yang bertemakan ‘managing risks and opportunities in digital era’ pada tanggal 8 desember 2016 di Bali, telah ditandatangani perjanjian kerjasama untuk penyelenggaraan persiapan ujian kompetensi manajemen risiko yang berbasis pada SNI ISO 31000 antara Universitas Esa Unggul dengan LSP-MKS (LSP Bidang Manajemen Risiko berbasis SNI ISO 31000).

Universitas Esa Unggul diwakili oleh Rektor Universitas Esa Unggul Dr.Ir. Arief Kusuma AP, MBA, sedangkan LSP-MKS diwakili Joko H. Wibowo, ST, MM, CERG selaku ketua LSP-MKS.

Penandatanganan juga disaksikan oleh delegasi Universitas Esa Unggul yang terdiri dari Wakil Rektor IV Universitas Esa Unggul Dr. Suryari Purnama MM., Dr. Suryanti T. Arief, SH, MBA, M.Kn selaku Ketua Yayasan Pendidikan Kemala Bangsa, dan Dr. Rilla Gantino. Sedangkan beberapa saksi dari berbagai pemangku kepentingan yang terkait juga hadir dalam acara tersebut, di antaranya adalah Ir. J. Leo Susilo – Prinsipal CRMS Indonesia,Ridwan Hendra, MM, ERMCP, CERG – Direktur CRMS Indonesia sekaligus Ketua LPK-MKS, Dr. Antonius Alijoyo, ERMCP, CERG – Ketua Indonesia Risk Management Professionals Association (IRMAPA),  Drs. Maulana Ibrahim, MBA – Expert Advisory Board CRMS Indonesia, Prof. Sonny Prijarsono, PhD – Anggota Komite Teknis 03-10 Manajemen Risiko Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan peserta konferensi internasional yang berasal lebih dari 18 negara.

Cakupan kerjasama adalah persiapan ujian sertifikasi kompetensi dan sekaligus tempat uji kompetensi bagi praktisi dan profesional bidang manajemen risiko yang diharapkan mampu menerapkan SNI ISO 31000 di organisasi mereka, terutama di tingkat pelaksana manajemen risiko yang umumnya terdiri dari ‘Risk Management Officer’ dan/atau ‘Risk Management Analyst’.

Foto Bersama