Mahkamah Konstitusi: Mahasiswa Esa Unggul Harus Menjadi Duta Konstitusi

Mahkamah Konstitusi: Mahasiswa Esa Unggul Harus Menjadi Duta Konstitusi



Seminar Fakultas Hukum Yang menghadirkan Pembicara dari Mahkamah Konstitusi

Seminar Fakultas Hukum Yang menghadirkan Pembicara dari Mahkamah Konstitusi

Esaunggul.ac.id, Jakarta Barat, Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia mengadakan Seminar di Esa Unggul yang mengambil tema “Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Mengawal Pancasila Sebagai Ideologi Negara”. Pembicara yang diundang dalam seminar ialah Kepala Pusat Penelitian dan Pengkajian Perkara Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Mahkamah Konstitusi Dr. Wiryanto,S.H, M.Hum.

Dalam Seminarnya Wiryanto berpesan kepada para peserta yang umumnya merupakan mahasiswa Esa Unggul untuk menjadi Duta Konstitusi. Hal ini dikarenakan terkikisnya jati diri bangsa banyak disebabkan oleh anak muda yang tidak lagi mengamalkan Pancasila dan konstitusi dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berpesan bagi mahasiswa Esa Unggul agar mampu mengemban amanah menjadi Duta konstitusi, agar mereka dapat mengetahui jati diri mereka sebagai generasi penerus bangsa dan tidak melupakan esensi dari pancasila serta konstitusi bangsa yang telah dicanangkan oleh para bapak bangsa kita terdahulu,” ujar Wiryanto Selasa 12 September 2017.

Menjadi seorang Duta Konstitusi menurut Wiryanto merupakan hal yang telah diatur dalam Pembukaan Undang-undang dasar 45 Alinea keempat, sehingga tidak mengherankan anak muda harus terus memegang teguh konstitusi sebagai bagian dari tuntunan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wiryanto pun menegaskan anak muda terutama Mahasiswa harus mampun menjaga jati diri mereka sesuai konstitusi dan pancasila karena dewasa ini gempuran globalisasi dan informasi dari luar dapat mengancam keutuhan konstitusi dan pancasila. “Mahasiswa sebagai agen perubahan harus mampu menjaga jati dirinya, tidak perduli dengan semakin derasnya arus globalisasi dan informasi dari luar, mereka harus melek terhadap konstitusi serta pancasila yang menjadi ideologi negara, jangan sampai malah anak muda acuh terhadap kosntitusi dan ideologi negaranya sehingga ikut hanyut terhadap arus luar,” tutur Wiryanto.

Dipilihnya Universitas sebagai tempat sosialisasi Mahkamah Konstitusi dikarenakan institusi kampus menjadi gerbang masuk bagi MK untuk menanamkan kembali dan meregenerasi pentingnya Konstitusi dan pancasila di kalangan masyarakat. ” Sosialisasi Mahkamah Konstitusi di Universitas merupakan langkah kami membuka gerbang pentingnya menjaga Konstitusi dan pancasila di masyarakat, selain Universitas kami pun mengadakan sosialisasi di institusi lain seperti lembaga kenegaraan, lembaga swadya masyarakat dan lembaga pendidikan seperti di Esa Unggul,” tutup Wiryanto.

Seminar Mahkamah Konstitusi yang diadakan oleh Fakultas Hukum berlangsung atraktif, dikarenakan selain memberikan materi disela-sela acara pun terdapat tanya jawab dengan mahasiswa yang hadir dalam seminar tersebut. Acara seminar ini sendiri berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Peserta acara seminar ini umumnya dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Hukum Esa Unggul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *