Hubungan Efek Fisiologis Shift Malam dan Kinerja Perawat di Ruang ICU RSUD Kabupaten Malinau




Hubungan Efek Fisiologis Shift Malam dan Kinerja Perawat di Ruang ICU RSUD Kabupaten Malinau

Deskripsi:
Saat ini begitu banyak rumah sakit yang bertaraf Internasional, sehingga terjadi kompetisi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal dan berkesinambungan. Untuk itu diperlukan 3 shift kerja yaitu shift pagi, siang dan malam. Dimana perawat yang bekerja pada shift malam akan terjadi perubahan irama sirkadian dan akan menimbulkan efek baik secara fisik maupun psikologis. Untuk kinerja perawat yang diukur dalam penelitian ini adalah disiplin, kompetensi, kerjasama, komunikasi dan sikap/perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan efek fisiologis shift malam dengan kinerja perawat di ruang intensive care unit RSUD Kabupaten Malinau. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2012 di ruang intensive care RSUD Kabupaten Malinau dengan penarikan sample dilakukan menggunakan metode cross sectional, terhadap 25 responden yang diambil secara jenuh dan dengan kriteria yang sudah ditentukan Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan uji pearson product moment. Berdasarkan hasil penelitian dari 25 responden 28% berusia 20-24 tahun, 48% berusia 25-28 tahun, 20% berusia 29-32 tahun dan 4% berusia 33-36 tahun. Hasil perhitungan menghasilkan bahwa nilai rata-rata dari efek fisiologis shift malam RSUD kabupaten Malinau adalah ( 8,879) dan nilai ratarata dari kinerja perawat adalah ( 3,497) ini berarti ada hubungan yang bermakna antara efek fisiologis shift malam dengan kinerja perawat dimana p sebesar 0,017 lebih kecil dari alpha (p<0,05) berarti Ho ditolak yang berarti semakin banyak gangguan efek fisiologis yang ditimbulkan maka tingkat kinerja perawat di ruang ICU akan menjadi rendah. Selanjutnya pada uji korelasi didapatkan nilai KP adalah 29%. Angka ini memiliki makna bahwa efek fisiologis shift malam memberikan pengaruh sebesar 29% terhadap kinerja perawat, sisanya 71% dimana kinerja perawat diruang intensive care unit dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Penulis:
Megawaty ( 201031099 )

Download:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *