Kuliah Umum Bahasa Indonesia, Motivasi Usaha, dan Kewarganegaraan

Kuliah Umum Bahasa Indonesia, Motivasi Usaha, dan Kewarganegaraan

Share




Kuliah Umum Bahasa Indonesia, Motivasi Usaha, dan Kewarganegaraan

Jum’at, 29 Juli 2011

Unit Pelaksana Mata Kuliah Umum (PAMU) UEU menyelenggarakan Kuliah Umum yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru tahun 2011 pada Selasa, 12 Juli 2011 di Aula Kemala, Universitas Esa Unggul.

Sebagai pembicara dalam Kuliah Umum ini, Dr. Wahyu Wibowo, MM (Pengelola Jurnal, DIKTI dan Penulis Buku Bahasa Indonesia), DR. Dewi Motik Pramono, (Drs. H. Burhanuddin, M.Si (Walikota Jakarta Barat)

Dalam Acara tersebut tampil dua orang pembicara dengan pakar bidangnya masing-masing yakni Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) Hj.DR.Dewi Motik Pramono yang berbicara panjang lebar tentang bagaimana seseorang jika ingin terjun menjadi pengusaha.

Pada pokoknya, Ibu Dewi Motik lebih menekankan pada bakat seseorang untuk menjadi wirausahawan. Menurutnya, seorang pengusaha harus memperhatikan kesungguhan atau fokus pada bidang yang ingin ditekuninya. Disamping hubungan yang luas di masyarakat dan pemerintahan,”kata Ibu Dewi Motik.

Faktor penting menurutnya yang harus diperhatikan seorang yang ingin jadi pengusaha adalah komitmen, janji, ketepatan waktu. Lanjut Ibu Dewi, masih sangat sedikit pebgusaha tangguh yang sudah teruji di tengah-tengah masyarakat ,”tutur mantan Ketua Umum Iwapi pusat dan pengusaha sukses di bidang garmen dan mantan model Pragawati terkenal itu di hadapan kurang lebih 900 mahasiswa Angkatan 2011.

Sementara pada sesi lain, tampil Walikota Jakarta Barat Bapak H.Burhanuddin yang berbicara panjang lebar tentang tata kelola pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Dalam kata sambutan Walikota Jakarta Barat itu lebih mementingkan azaz penyelenggaraan pemerintahan, tujuan, otonomi daerah, dan desentralisasi. Menurutnya, otonomi sebenarnya adalah penjabaran dan penciptaan masyarakat bagi warganya dan bagaimana menjadikan pemda sebagai Instrument. Untuk menciptakan kesejahteraan, mendukung proses demokrasi tingkat lokal dan bagaimana posisi PEMDA sebagai instrument pendidikan bagi warganya,”kata Walikota Jakarta Barat.

Dia menggarisbawahi bahwa sebagai seorang Walikota harus senantiasa terjun langsung di tengah-tengah masyarakat dan mau mengerti demi mengabdi kepada warganya,”kata Walikota Jakarta Barat.

Pada sesi akhir acara adalah diskusi dan tanya jawab dari mahasiswa.  Dr. Aliaras Wahid – Ka. PAMU mengatakan bahwa Kuliah Umum ini sangat antusias sekali diikuti oleh mahasiwa baru 2011 yang merupakan kegiatam rutin setiap tahun pada Semester Pendek Awal. (Is & Est)

Read More Post
Share
  • Comments
  • Trackbacks
Leave a Reply

2017 © Universitas Esa Unggul