PERBANDINGAN STATUS GIZI BALITA, DATA SUSENAS 2005 BERDASARKAN RUJUKAN HARVARD, NCHS, CDC DAN STANDAR WHO

PERBANDINGAN STATUS GIZI BALITA, DATA SUSENAS 2005 BERDASARKAN RUJUKAN HARVARD, NCHS, CDC DAN STANDAR WHO

Share


PERBANDINGAN STATUS GIZI BALITA, DATA SUSENAS 2005 BERDASARKAN RUJUKAN HARVARD, NCHS, CDC DAN STANDAR WHO

 

 

Nadiyah1, Idrus Jus’at2, Nils Aria Zulfianto3, Atmarita4

3 Bogor Agricultural Institute (IPB), Bogor

2Department of Nutrition Faculty of Health Sciences, Esa Unggul University

3 Polytechnic of Health Jakarta II, Department of Nutrition, Ministry of Health Republic of Indonesia

4Bureau of Research and Development, Ministry of Health Repucblic of Indonesia

Jln. Arjuna Utara Tol Tomang Kebun Jeruk,Jakarta 11510

idrus.jusat@esaunggul.ac.id

 

 

Abstract

According to the comparison of WHO curve standards in 2005 with international standards earlier, they said that the prevalence of infants who are underweight and age in the first half-year period will be increased and the prevalence of underweight children above the age of 6 months will be decreased. The aims of this study is to determine the proportion of malnutrition among children under five years between four reference standards and differences of standards (Havard, NCHS, CDC, and WHO Standards) and large of deviation by previous references to the new standards. This analysis used survey design along with comparative study. The sample of this study is children with aged 0-59 months from data SUSENAS 2005 (93.0). The data was collected such as gender, date of birth, date of weighing, and body weight. The results shows the proportion of underweight children underfive year among four references and standards is different in particular ages. In the analysis of sensitivity and specificity shows that the reference category of nutritional deviation value from CDC is lower (2.15% for males and 1.89% for females) than the other standards. The deviation values of Harvard is 8.41% for males and 4.08% for females. The deviation values of NCHS is 4.65% for males and 21.4% for females. The  standard instruction of WHO as description of growth “what should be” is the best food for infants aged 0-6 months is only breast milk or we called exclusive breastfeeding and the further we should give additional foods after 6 months by continuing give the breastfeeding until 24 months.

 

Keywords: children under five year, nutritional status, WHO standard

 

 

Abstrak

Pada tahun 2005, WHO mengeluarkan standar internasional baru yang disebut Standar WHO 2005. Oleh WHO, perbandingan kurva standar WHO 2005 dengan standar-standar internasional sebelumnya telah digambarkan dalam grafik dan dikatakan bahwa dengan menggunakan standar WHO, prevalensi bayi yang mengalami kekurangan berat badan dan usianya dalam periode setengah tahun pertama akan meningkat dan prevalensi anak yang berat badannya kurang diatas umur 6 bulan akan menurun. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui apakah proprosi balita gizi kurang antara keempat rujukan dan standar (rujukan Harvard, NCHS, CDC dan standar WHO) berbeda dan seberapa besar penyimpangan oleh rujukan-rujukan sebelumnya terhadap standar terbaru. Analisis ini menggunakan pendekatan survei dengan jenis studi komparatif. Sampel adalah kelompok balita usia 0-59 bulan berasal dari data Susenas 2005, sebanyak 93044 balita. Data yang dikumpulkan adalah data jenis kelamin, tanggal lahir, tanggal penimbangan, dan berat badan. Hasil uji beda proporsi menyatakan bahwa proporsi balita gizi kurang antara keempat rujukan dan standar saling berlainan pada umur-umur tertentu. Pada analisis sensitifitas dan spesifisitas tampak bahwa rujukan yang penyimpangan pengkategorian gizi kurangnya paling kecil adalah rujukan CDC (2.15% pada laki-laki dan 1.89% pada perempuan). Penyimpangan pada rujukan Harvard sebesar 8.41% untuk laki-laki dan 4.08% untuk perempuan. Penyimpangan pada rujukan NCHS sebesar 4.65% untuk laki-laki dan 4.21% untuk perempuan. Pesan standar WHO sebagai gambaran pertumbuhan “what should be” adalah bahwa makanan yang terbaik bagi anak usia 0-6 bulan adalah ASI saja atau disebut ASI eksklusif dan selanjutnya diberikan makanan tambahan setelah usia 6 bulan seiring ASI tetap diteruskan sampai umur 24 bulan.

 

Kata kunci: balita, status gizi, standar WHO

 


Pendahuluan

Hingga saat ini, Indonesia belum memiliki rujukan/standar antropometri lokal sebagai standar yang dikhususkan untuk pertumbuhan fisik balita di Indonesia. Hal ini dikarenakan pengembangan standar lokal memerlukan persyaratan teknis yang tinggi dan diperlukan biaya yang relatif mahal. Jellife (1989) menjelaskan bahwa standar lokal dapat disusun dengan mengukur anak-anak sehat, dari kelompok sosial ekonomi cukup dan status kesehatannya terlindungi. Gibson (2003) dan Ulijaszek (1999) mencatat ada beberapa kriteria minimal sebuah standar pertumbuhan, di antara-nya diambil dari populasi yang keadaan gizinya baik, jumlah sampel dari setiap umur dan jenis kelamin sekurang-kurangnya 200, serta prosedur pengukuran optimal, reliabilitas dan validitas tinggi.

Beberapa rujukan atau standar internasional yang dianjurkan dipakai sampai saat ini adalah Tanner whitehouse, UK 1990, Boston (Harvard), NCHS 1977 (WHO 1983), CDC 2000 dan standar WHO 2005. Di Indonesia, pada dekade pertengahan tahun 80-an, untuk keperluan tapis gizi (screening), pemantauan status gizi maupun evaluasi dan survei telah menggunakan rujukan Harvard. Namun pada pertengahan 80-an juga mulai digunakan rujukan NCHS 1977, sejak saat itu di Indonesia digunakan dua jenis rujukan internasional (Supariasa, 2001). Setelah itu rujukan internasional baru diperkenalkan pada bulan Mei 2000, namanya rujukan CDC/ NCHS 2000.

 

WHO 2005 memiliki perbedaan yang bervariasi dengan CDC 2000 dan NCHS 1977, baik dari segi umur, jenis kelamin, ataupun ukuran antropometri. Misalnya pada populasi balita usia 0-5 bulan, prevalensi kurus akan lebih besar bila menggunakan standar WHO 2005 dibanding-kan NCHS 1977 dan CDC 2000 (WHO, 2006). Jauh sebelumnya pada tahun 1983, dalam penelitian A Comparison of Growth Standars yang dilakukan oleh Lani S. Stephenson, M.N.S., Ph.D pada anak-anak di Afrika ditemukan ada perbedaan hasil antara rujukan Harvard dan NCHS, yaitu prevalensi kurus untuk perempuan lebih besar pada rujukan Harvard dibandingkan menggunakan NCHS. Perbedaan angka baku antara rujukan atau standar internasional di atas akan berimplikasi pada perbedaan-perbedaan hasil perhitungan (walaupun perbedaan prevalensi dapat pula ditemui karena perbedaan hasil pengukuran). Sebagai akibatnya perbedaan luasnya masalah gizi dalam suatu negara dan besarnya intervensi yang diperlukan dapat dipastikan akan selalu terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prevalensi status gizi kurang pada balita berdasarkan rujukan Harvard, NCHS 1977, CDC 2000 dan standar WHO 2005.

 

Metode Penelitian

Analisis ini menggunakan data gizi integrasi dengan SUSENAS 2005, hasil kerja sama Badan Pusat Statistik (BPS) dengan Direktorat Bina Gizi Masyarakat, Departemen Kesehatan. Analisis dilakukan selama dua bulan tepatnya pada bulan Januari hingga Februari 2006. Analisis ini menggunakan metode komparatif. Berdasarkan variabel umur, jenis kelamin dan berat badan dihitung nilai persen median terhadap baku (rujukan Harvard) dan z-skor (rujukan NCHS, CDC 2000 dan standar WHO 2005) sehingga diperoleh kategori status gizi masing-masing anak menurut indeks berat badan per umur (BB/U) dari masing-masing rujukan dan standar. Perbandingan besarnya prevalensi antara keempat rujukan dan standar dihitung dengan menggunakan uji beda proporsi. Tingkat kesesuaian kategori gizi kurang hasil perhi-tungan dengan menggunakan rujukan Harvard, NCHS, dan CDC 2000 terhadap standar WHO 2005 dihitung dengan menggunakan analisis sensitivitas (Se) dan spesifisitas (Sp).

Umur sampel dan status gizi berdasarkan standar WHO dan NCHS dihitung mengunakan software WHO Anthro 2005, status gizi berdasarkan ruju-kan CDC menggunakan program SPSS dan untuk standar Harvard menggunakan program Microsoft Excel. Jumlah sampel sebanyak 93044 balita (data gizi integrasi dengan Susenas 2005).

 

Hasil dan Pembahasan

Responden dalam penelitian berasal dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Umur responden berkisar antara 0 – 59 bulan. Sampel paling banyak ada pada umur 36 bulan yaitu 2365 balita (2.54%), 2.51% (2340) balita berumur 25 bulan. Berdasarkan jenis kelamin terlihat bahwa pada 93044 sampel, balita yang berjenis kelamin lakilaki lebih banyak dibanding dengan perempuan. Balita yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 47607 balita (51.17%) dan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 45437 balita (48.83%).

 

Gambaran persen median dan z-skor

Nilai minimum dan maksimum z-skor masing-masing adalah -6 dan +6, karena diluar batas ini merupakan kesalahan  pengukuran. Rata-rata persen median rujukan Harvard pada sampel laki-laki dan perempuan masuk kategori gizi baik, begitu juga rata-rata z-skor rujukan NCHS, CDC dan WHO, walaupun kebanyakan rata-rata z-skor tersebut bernilai negatif.

 

Gambaran Prevalensi Gizi Kurang

Jumlah prevalensi terbesar dijumpai lebih sedikit dari pada menurut rujukan NCHS, yaitu pada prevalensi menurut rujukan CDC. Prevalensi terbesar menurut standar WHO dijumpai pada periode-periode awal kehidupan, yaitu antara umur 0 sampai dengan 6 bulan kehidupan.

 

Rujukan Harvard dengan Rujukan NCHS

Proporsi balita laki-laki gizi kurang antara rujukan Harvard dengan rujukan NCHS memiliki kesamaan pada umur 0 bulan, begitu juga dengan proporsi balita perempuan gizi kurang. Kemungkinan ini disebabkan karena nilai median Harvard untuk anak laki-laki dan perempuan sama, sedangkan rujukan NCHS membedakan antara nilai median anak laki-laki dengan anak perempuan. Bila dibandingkan nilai median laki-laki menurut rujukan NCHS lebih besar dari pada nilai median Harvard dan nilai median perempuan rujukan NCHS lebih kecil dari pada nilai median Harvard, sehingga kurva nilai median Harvard berada diantara kurva median BB/U anak laki-laki dan perempuan rujukan NCHS. Hal ini menyebabkan proporsi balita gizi kurang baik pada anak laki-laki dan perempuan banyak berbeda antara kedua rujukan dan standar ini. Hal ini didukung oleh penelitian A Comparison of Growth Stan-dars yang dilakukan oleh Lani S. Stephenson, M.N.S., Ph.D yang mengatakan bahwa nilai median indeks berat badan menurut umur standar Harvard ber-ada di bawah standar berat badan NCHS untuk anak laki-laki dan berada di atas rujukan NCHS untuk anak perempuan.

 

Rujukan Harvard dengan Rujukan CDC

Proporsi balita laki-laki gizi kurang antara rujukan Harvard dengan rujukan CDC sama besarnya pada umur 0, 3, 37, 38, 44, dan 54 bulan. Proporsi balita perempuan gizi kurang antara kedua rujukan dan standar ini sama pada umur 0, 3, 4, 6, 35, 38, 39, 40, 41, 42, 44, 45, 46, 47, 48, 54, 55, 58, dan 59 bulan. Ini menunjukan bahwa terdapat beberapa nilai median rujukan Harvard yang mirip dengan nilai median anak perempuan rujukan CDC.

 

Rujukan Harvard dengan Standar WHO

Proprosi balita laki-laki gizi kurang antara rujukan Harvard dengan standar WHO sama hanya pada umur 40 dan 41 bulan. Ini menunjukan bahwa banyak perbedaan antara nilai median Harvard dengan nilai median anak laki-laki standar WHO. Proporsi balita perempuan gizi kurang antara rujukan Harvard dengan standar WHO sama besarnya pada umur-umur 3, 6, 10, 11, 13, 14, 15, 16, 17, 19, 20, 21, 22, 23, 27, 28, 29, 40, 41, 44, 45, 46, dan 48 bulan. Sama halnya dengan uji beda proporsi antara Harvard dengan CDC, uji beda antara Haravrd dengan WHO juga menunjukan bahwa beberapa nilai median Harvard dengan WHO memiliki kemiripan.

 

Rujukan NCHS dengan CDC

Proporsi balita laki dan perempuan yang mengalami gizi kurang memiliki banyak kesamaan antara kedua standar ini. Proporsi balita laki-laki gizi kurang antara kedua standar ini sama pada umur-umur 0, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 11, 12, 13, 14, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 31, 39, 40, 47, 48, 55, 56, dan 57 bulan. Sedangkan pada balita perempuan, proprosi balita gizi kurang antara kedua standar ini sama pada umur-umur 0, 3, 4, 5, 7 , 8, 9, 10, 12, 13, 14, 15, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 27, 30, 31, 32, 33, 50 dan 56 bulan. Hal ini sejalan dengan apa yang dinyatakan dalam buku Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Growth Charts bahwa NCHS dengan CDC cukup mirip dan dalam grafik pertumbuhan BB/U hanya ada sedikit perbedaan.

 

Rujukan NCHS dengan WHO

Proprosi balita laki-laki gizi kurang antara stnadar NCHS dengan WHO sama pada umur umur 3, 4, 5, 6, 7, 8, 23, 30, 31, 34, 35, 38, 39, 40, 42, 43, 44, 45 dan 55 bulan. Proprosi balita perempuan gizi kurang antara kedua standar ini sama pada umur-umur 3, 5, 7, 8, 9, 33, 34, 39, 41, 42, 46, 47, 50, 51, 54, 55, 56, 57, 58 dan 59 bulan. Dibandingkan antara rujukan NCHS dengan CDC, NCHS dengan WHO lebih sedikit memiliki kesamaan proprosi. Kemungkinan ini dilatarbelakangi oleh sifat sampelnya. Antara rujukan NCHS dengan CDC, keduanya berdasarkan data berat badan sampel yang formula-feeding, walaupun sampel dari CDC tidak sepenuhnya formula-feeding, tetapi kombinasi antara breast-feeding dan formula feeding. Sedangkan sampel standar WHO adalah sampel yang mendapat ASI eksklusif , sehingga tampak lebih banyak perbedaan proporsi antara rujukan NCHS dengan WHO.

 

Rujukan CDC dengan WHO

Berbeda dengan rujukan NCHS dengan WHO, antara rujukan CDC dengan WHO memiliki lebih banyak kesamaan proporsi balita gizi kurang, baik pada anak laki-laki maupun perempuan. Proporsi balita laki-laki gizi kurang natar astnadr CDC dengan WHO sama pada umur-umur 2, 4, 5, 6, 7, 10, 15, 28, 29, 30 ,31, 32, 33, 36, 37, 39, 40, 41, ,42, 43, 44, 45, 46, 47, 50, 51, 52, 53, 55, 56, 58 dan 59 bulan. Proporsi balita perempuan gizi kurang antara CDC dengan WHO sama pada umur 1, 3, 5, 7, 9, 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 40, 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50, 51, 52, 53, 56, dan 57 bulan. Kesamaan proporsi antara rujukan CDC dengan WHO lebih banyak dijumpai dari pada antara rujukan NCHS dengan WHO karena sampel standar WHO adalah sampel yang memperoleh ASI eksklusif, dan sampel CDC adalah sampel yang kombinasi breast-feeding dan formula-feeding, sedangkan sampel rujukan NCHS sepenuhnya formula-feeding.

 

 

Nilai Sensitivitas dan Spesifisitas Rujukan Harvard terhadap Standar WHO

Semua nilai Se yang dihasilkan sangat kecil dan tidak berimbang dengan nilai Spnya. Begitu juga dengan nilai Se hasil uji sensitivitas pada balita perempuan, semua nilai Senya kecil dan tidak berimbang dengan nilai Spnya (selisih antara Se dan Sp lebih dari 20%). Beberapa selisih antara false negative dengan false positive hasil uji sensitivitas pada balita perempuan menunjukan bahwa jumlah false positive lebih besar dari pada false negative. Ini menunjukan bahwa nilai median Harvard untuk perempuan lebih tinggi dari pada nilai median anak perempuan standar WHO, sehingga bila jumlah balita perempuan gizi kurang dihitung dengan rujukan Harvard, hasilnya akan menjadi oversestimate. Sedangkan pada anak laki laki, jumlah false negative pada semua umur lebih besar dari pada jumlah false positive. Ini menunjukan bahwa nilai median Harvard untuk anak laki-laki lebih kecil dari pada nilai median anak laki-laki standar WHO, sehingga bila jumlah balita laki-laki gizi kurang dihitung dengan rujukan Harvard akan menjadi underestimate. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penggabungan jenis kelamin pada rujukan Harvard dalam satu nilai median menyebabkan underestimate jumlah balita laki-laki gizi kurang dan overestimate pada jumlah balita perempuan gizi kurang. Karena nilai median rujukan Harvard lebih tinggi untuk anak perempuan dan lebih lrendah untuk anak laki-laki. Penyimpangan pengkategorian gizi kurang rujukan Harvard terhadap WHO untuk kelompok anak laki-laki adalah 8.41% (4004 dari 47607 balita), dimana false negative lebih besar dari pada false positive. Ini artinya terdapat 4004 balita laki-laki yang menurut rujukan Harvard masuk kategori bukan gizi kurang tetapi menurut standar WHO masuk kategori gizi kurang. Penyimpangan pengkategorian gizi kurang rujukan Harvard terhadap WHO untuk kelompok anak perempuan adalah 4.08% (1940 dari 45437 balita), dimana false negative lebih besar dari pada false positive. Ini artinya terdapat 1940 balita perempuan yang menurut rujukan Harvard masuk kategori bukan gizi kurang tetapi menurut standar WHO masuk kategori gizi kurang.

 

 

Nilai Sensitivitas dan Spesifisitas Rujukan NCHS terhadap Standar WHO

Tidak sedikit nilai Se yang mampu mencapai angka 100%, namun nilai Sp tidak ada yang mencapai 100% kecuali nilai Sp di usia 0 bulan. Pada balita lakilaki antara umur 0-6 bulan dan balita perempuan usia 0-5 bulan memiliki nilai Se yang sama sekali tidak berimbang dengan nilai Sp. Hal ini sejalan dengan yang dinyatakan dalam buku WHO Child Growth Standars, bahwa prevalensi anak yang mengalami underweight menurut standar WHO akan meningkat pada periode setengah yang pertama masa bayi dan selanjutnya prevalensi akan menurun. Anak yang memperoleh ASI eksklusif berat badannya akan lebih besar dibandingkan dengan berat badan anak yang formula-feeding antara usia 0-5 bulan. Hampir semua nilai false positive lebih besar dari pada nilai false negative, baik pada uji sensitivitas balita laki-laki maupun perempuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa NCHS mampu mengidentifikasi balita gizi kurang namun kurang mampu mengidentifikasi balita yang tidak masuk kategori gizi kurang. Penyimpangan pengkategorian gizi kurang rujukan NCHS terhadap WHO untuk kelompok anak laki-laki adalah 4.65% (2214 dari 47607 balita), dimana false positive lebih besar dari pada false negative. Ini artinya terdapat 2214 balita laki-laki yang menurut rujukan NCHS masuk kategori gizi kurang tetapi menurut standar WHO tidak masuk kategori gizi kurang. Penyimpangan pengkategorian gizi kurang rujukan NCHS terhadap WHO untuk kelompok anak perempuan adalah 4.21% (2002 dari 45437 balita), dimana false positive lebih besar dari pada false negativee. Ini artinya terdapat 2002 balita perempuan yang menurut rujukan NCHS masuk kategori gizi kurang tetapi menurut standar WHO tidak masuk kategori gizi kurang.

 

 

Tabel 1

Nilai Se dan Sp Rujukan Harvard terhadap Standar WHO (Laki-laki)

Umur TN FN FP TP Se Sp FN-FP

0

515

123

0

0

0

100

123

1

582

130

10

0

0

98,31

120

2

730

67

0

0

0

100

67

3

594

84

39

0

0

93,84

45

4

604

71

34

0

0

94,67

37

5

617

87

24

0

0

96,26

63

6

566

72

38

0

0

93,71

34

7

603

66

28

0

0

95,56

38

8

656

79

13

0

0

98,06

66

9

537

87

27

0

0

95,21

60

10

500

100

40

0

0

92,59

60

11

554

104

43

0

0

92,8

61

12

777

117

56

0

0

93,28

61

13

767

146

86

0

0

89,92

60

14

714

156

74

0

0

90,16

82

15

611

149

57

1

0,67

91,47

92

16

534

124

74

0

0

87,83

50

17

586

131

42

0

0

93,31

89

18

561

92

63

0

0

89,9

29

19

486

95

55

7

6,86

89,83

40

20

497

75

43

0

0

92,04

32

21

444

79

54

3

3,66

89,16

25

22

436

97

33

0

0

92,96

64

23

594

109

65

0

0

90,14

44

24

891

128

83

0

0

91,48

45

25

952

156

72

2

1,27

92,97

84

26

843

200

54

0

0

93,98

146

27

694

162

94

0

0

88,07

68

28

589

178

90

0

0

86,75

88

29

569

157

59

9

5,42

90,61

98

30

558

175

50

2

1,13

91,78

125

31

530

120

42

5

4

92,66

78

32

520

140

52

1

0,71

90,91

88

33

482

149

45

2

1,32

91,46

104

34

514

155

51

1

0,64

90,97

104

35

621

147

50

42

22,22

92,55

97

36

906

196

106

6

2,97

89,53

90

37

925

152

112

16

9,52

89,2

40

38

841

178

126

11

5,82

86,97

52

39

763

173

75

3

1,7

91,05

98

40

646

119

102

20

14,39

86,36

17

41

577

100

82

11

9,91

87,56

18

42

491

124

57

9

6,77

89,6

67

Tabel 2

Nilai Se dan Sp Rujukan Harvard terhadap Standar WHO (Perempuan)

Umur TN FN FP TP Se Sp FN-FP

0

564

35

0

0

0

100

35

1

502

195

11

1

0,5

97,9

184

2

638

41

1

0

0

99,8

40

3

547

48

35

0

0

94

13

4

552

83

32

0

0

94,5

51

5

569

75

33

0

0

94,5

42

6

622

31

38

1

3,1

94,2

-7

7

598

67

21

6

8,2

96,6

46

8

544

58

13

4

6,5

97,7

45

9

604

44

7

29

39,7

98,9

37

10

553

10

10

35

77,8

98,2

0

11

638

19

23

22

53,7

96,5

-4

12

771

58

27

37

38,9

96,6

31

13

763

26

16

80

75,5

97,9

10

14

762

29

19

64

68,8

97,6

10

15

665

26

25

54

67,5

96,4

1

16

600

9

18

59

86,8

97,1

-9

17

613

29

34

36

55,4

94,7

-5

18

530

39

17

32

45,1

96,9

22

19

462

23

18

46

66,7

96,3

5

20

521

26

15

51

66,2

97,2

11

21

478

24

23

54

69,2

95,4

1

22

466

26

19

46

63,9

96,1

7

23

619

30

32

58

65,9

95,1

-2

24

910

74

39

48

39,3

95,9

35

25

985

81

44

48

37,2

95,7

37

26

878

90

49

42

31,8

94,7

41

27

825

78

57

65

45,5

93,5

21

28

666

64

59

47

42,3

91,9

5

29

623

47

50

57

54,8

92,6

-3

30

578

83

31

39

32

94,9

52

31

538

85

28

35

29,2

95,1

57

32

534

103

35

25

19,5

93,8

68

33

475

104

36

22

17,5

93

68

34

529

103

39

26

20,2

93,1

64

35

605

78

44

85

52,1

93,2

34

36

951

86

38

76

46,9

96,2

48

37

863

93

43

77

45,3

95,3

50

38

861

110

53

71

39,2

94,2

57

39

769

119

61

70

37

92,7

58

40

652

96

73

47

32,9

89,9

23

41

566

67

52

42

38,5

91,6

15

42

563

70

42

30

30

93,1

28

 

 

 

Tabel 3

Nilai Se dan Sp Rujukan NCHS terhadap Standar WHO (Laki-laki)

            Umur TN FN FP TP Se Sp FN-FP

0

515

123

0

0

0

100

123

1

551

130

41

0

0

93,07

89

2

632

67

98

0

0

86,58

-31

3

538

84

95

0

0

84,99

-11

4

555

71

83

0

0

86,99

-12

5

547

77

94

10

11,49

85,34

-17

6

573

36

31

36

50

94,87

5

7

599

9

32

57

86,36

94,93

-23

8

646

0

23

79

100

96,56

-23

9

538

0

26

87

100

95,39

-26

10

501

3

39

97

97

92,78

-36

11

542

10

55

94

90,38

90,79

-45

12

730

27

103

90

76,92

87,64

-76

13

746

23

107

123

84,25

87,46

-84

14

692

30

96

126

80,77

87,82

-66

15

594

28

74

122

81,33

88,92

-46

16

562

6

46

118

95,16

92,46

-40

17

553

7

75

124

94,66

88,06

-68

18

548

13

76

79

85,87

87,82

-63

19

494

10

47

92

90,2

91,31

-37

20

501

0

39

75

100

92,78

-39

21

455

0

43

82

100

91,37

-43

22

436

0

33

97

100

92,96

-33

23

633

0

26

109

100

96,05

-26

24

844

24

130

104

81,25

86,65

-106

25

866

55

158

103

65,19

84,57

-103

26

788

44

109

156

78

87,85

-65

27

730

7

58

155

95,68

92,64

-51

28

627

4

52

174

97,75

92,34

-48

29

593

2

35

164

98,8

94,43

-33

30

592

0

16

177

100

97,37

-16

31

558

0

14

125

100

97,55

-14

32

538

0

34

141

100

94,06

-34

33

488

0

39

151

100

92,6

-39

34

538

0

27

156

100

95,22

-27

35

639

0

32

189

100

95,23

-32

36

941

0

71

202

100

92,98

-71

37

947

0

90

168

100

91,32

-90

38

936

0

31

189

100

96,79

-31

39

810

0

28

176

100

96,66

-28

40

717

0

31

139

100

95,86

-31

41

578

0

81

111

100

87,71

-81

42

522

0

26

133

100

95,26

-26

43

490

0

22

147

100

95,7

-22

44

502

0

22

107

100

95,85

-22

45

460

0

25

109

100

94,85

-25

46

519

0

36

146

100

93,51

-36

47

663

0

33

113

100

95,26

-33

48

990

0

36

172

100

96,49

-36

49

910

0

91

170

100

90,91

-91

50

873

0

59

179

100

93,67

-59

51

786

0

40

173

100

95,16

-40

52

752

0

35

151

100

95,55

-35

53

531

0

37

148

100

93,49

-37

54

479

0

29

120

100

94,29

-29

55

446

0

19

129

100

95,91

-19

56

430

0

47

101

100

90,15

-47

57

421

0

53

104

100

88,82

-53

58

406

0

54

101

100

88,26

-54

59

184

0

22

52

100

89,32

-22

 

Tabel 4

Nilai Se dan Sp Rujukan NCHS terhadap Standar WHO (Perempuan)

UMUR TN FN FP TP Se Sp FN-FP

0

564

35

0

0

0.0 100.0

35

1

488

196

25

0

0.0 95.1

171

2

577

41

62

0

0.0 90.3

-21

3

517

48

65

0

0.0 88.8

-17

4

542

73

42

10

12.0 92.8

31

5

565

30

37

45

60.0 93.9

-7

6

620

9

40

23

71.9 93.9

-31

7

609

11

10

62

84.9 98.4

1

8

537

0

20

62

100.0 96.4

-20

9

592

0

19

73

100.0 96.9

-19

10

514

2

49

43

95.6 91.3

-47

11

593

3

68

38

92.7 89.7

-65

12

734

9

64

86

90.5 92.0

-55

13

714

12

65

94

88.7 91.7

-53

14

730

2

51

91

97.8 93.5

-49

15

610

7

80

73

91.3 88.4

-73

16

535

18

83

50

73.5 86.6

-65

17

568

10

79

55

84.6 87.8

-69

18

495

6

52

65

91.5 90.5

-46

19

435

9

45

60

87.0 90.6

-36

20

493

1

43

76

98.7 92.0

-42

21

448

3

53

75

96.2 89.4

-50

22

437

3

48

69

95.8 90.1

-45

23

586

17

65

71

80.7 90.0

-48

24

869

12

80

110

90.2 91.6

-68

25

956

18

73

111

86.0 92.9

-55

26

866

22

61

110

83.3 93.4

-39

27

815

9

67

134

93.7 92.4

-58

28

621

5

104

106

95.5 85.7

-99

29

550

10

123

94

90.4 81.7

-113

30

547

19

62

103

84.4 89.8

-43

31

521

6

45

114

95.0 92.0

-39

32

529

8

40

120

93.8 93.0

-32

33

482

1

29

125

99.2 94.3

-28

34

542

5

26

124

96.1 95.4

-21

35

583

3

66

160

98.2 89.8

-63

36

904

1

85

161

99.4 91.4

-84

37

843

4

63

166

97.6 93.0

-59

38

864

0

50

181

100.0 94.5

-50

39

783

23

47

166

87.8 94.3

-24

40

691

1

34

142

99.3 95.3

-33

41

593

3

25

106

97.2 96.0

-22

42

594

1

11

99

99.0 98.2

-10

43

459

0

45

91

100.0 91.1

-45

44

516

0

48

70

100.0 91.5

-48

45

483

0

32

84

100.0 93.8

-32

46

491

0

21

117

100.0 95.9

-21

47

636

0

27

129

100.0 95.9

-27

48

922

0

40

148

100.0 95.8

-40

49

915

0

46

161

100.0 95.2

-46

50

901

0

23

144

100.0 97.5

-23

51

767

0

22

145

100.0 97.2

-22

52

704

0

38

122

100.0 94.9

-38

53

550

0

45

142

100.0 92.4

-45

54

464

0

17

117

100.0 96.5

-17

55

450

0

8

97

100.0 98.3

-8

56

442

0

6

94

100.0 98.7

-6

57

441

0

13

110

100.0 97.1

-13

58

397

0

5

119

100.0 98.8

-5

59

240

0

6

66

100.0 97.6

-6

 


Nilai Sensitivitas dan Spesifisitas Rujukan CDC terhadap WHO

Kebanyakan nilai Se tidak berimbang dengan nilai Spnya. Perbedaan terjauh antara nilai Se dan Sp ada pada umur 0 bulan, dimana nilai Sp mampu mencapai 100%, sedangkan nilai Se nya hanya sebesar 0%. Kalau pada uji sensitivitas tujukan NCHS terhadap WHO, hampir semua umur memiliki false positive lebih besar dari pada false negative, pada uji sensitivitas rujukan CDC terhadap WHO (pada anak laki-laki dan perempuan), terdapat sebanyak 25 umur yang nilai false negative-nya lebih besar dari pada nilai false positive-nya, sedangkan sisanya, yaitu 34 umur memiliki nilai false positive yang lebih besar dibandingkan dengan false negativenya. Penyimpangan pengkategorian gizi kurang rujukan CDC terhadap WHO untuk kelompok anak laki-laki adalah 2.15% (1022 dari 47607 balita), dimana false positive lebih besar dari pada false negative. Ini artinya terdapat 1022 balita laki-laki yang menurut rujukan CDC masuk kategori gizi kurang tetapi menurut standar WHO tidak masuk kategori gizi kurang. Penyimpangan pengkategorian gizi kurang rujukan CDC terhadap WHO untuk kelompok anak perempuan adalah 1.89% (899 dari 45437 balita), dimana false positive lebih besar dari pada false negativee. Ini artinya terdapat 899 balita perempuan yang menurut rujukan CDC masuk kategori gizi kurang tetapi menurut standar WHO tidak masuk kategori gizi kurang. Standar WHO sebagai standar terbaru direkomendasikan oleh WHO untuk dijadikan standar internasional untuk seluruh dunia, ini berkaitan dengan sampel yang dianggap representatif terhadap pertumbuhan balita di seluruh dunia. Standar WHO adalah standar yang bukan menggambarkan norma what istetapi menggambarkan what should be”, karena pesan yang ingin disampaikan dalam standar ini adalah makanan yang terbaik bagi anak usia 0-6 bulan adalah ASI saja atau disebut ASI eksklusif dan selanjutnya diberikan makanan tambahan setelah usia 6 bulan seiring ASI tetap diteruskan sampai umur 24 bulan (World Bank, 2006). Berat badan balita dalam rujukan NCHS dan CDC lebih besar dari pada berat badan standar WHO setelah umur 6 bulan. Kurva pertumbuhan WHO adalah gambaran pertumbuhan anak yang ASI eksklusif, kurva pertumbuhan NCHS adalah gambaran pertumbuhan anak yang formula-feeding, sedangkan kurva pertumbuhan CDC adalah gambaran pertumbuhan anak yang kombinasi breast dan formula-feeding.


Tabel 5

Nilai Se dan Sp Rujukan CDC terhadap Standar WHO (Laki-laki)

            UMUR TN FN FP TP Se Sp FN-FP

0

515

123

0

0

0.00 100.00

123

1

472

3

120

127

97.69 79.73

-117

2

694

53

36

14

20.90 95.07

17

3

599

68

34

16

19.05 94.63

34

4

582

37

56

34

47.89 91.22

-19

5

627

16

14

71

81.61 97.82

2

6

600

11

4

61

84.72 99.34

7

7

619

5

12

61

92.42 98.10

-7

8

604

30

65

49

62.03 90.28

-35

9

506

22

58

65

74.71 89.72

-36

10

483

61

57

39

39.00 89.44

4

11

504

44

93

60

57.69 84.42

-49

12

681

84

152

33

28.21 81.75

-68

13

681

83

172

63

43.15 79.84

-89

14

657

68

131

88

56.41 83.38

-63

15

530

125

138

25

16.67 79.34

-13

            UMUR TN FN FP TP Se Sp FN-FP

16

473

93

135

31

25.00 77.80

-42

17

499

86

129

45

34.35 79.46

-43

18

467

74

157

18

19.57 74.84

-83

19

434

72

107

30

29.41 80.22

-35

20

449

34

91

41

54.67 83.15

-57

21

433

36

65

46

56.10 86.95

-29

22

357

66

112

31

31.96 76.12

-46

23

536

67

123

42

38.53 81.34

-56

24

784

73

190

55

42.97 80.49

-117

25

822

90

202

68

43.04 80.27

-112

26

734

91

163

109

54.50 81.83

-72

27

688

57

100

105

64.81 87.31

-43

28

604

47

75

131

73.60 88.95

-28

29

573

37

55

129

77.71 91.24

-18

30

581

45

27

132

74.58 95.56

18

31

503

61

69

64

51.20 87.94

-8

32

502

67

70

74

52.48 87.76

-3

33

463

74

64

77

50.99 87.86

10

34

531

69

34

87

55.77 93.98

35

35

619

93

52

96

50.79 92.25

41

36

956

71

56

131

64.85 94.47

15

37

998

55

39

113

67.26 96.24

16

38

942

61

25

128

67.72 97.41

36

39

772

36

66

140

79.55 92.12

-30

40

674

54

74

85

61.15 90.11

-20

41

589

52

70

59

53.15 89.38

-18

42

527

42

21

91

68.42 96.17

21

43

484

51

28

96

65.31 94.53

23

44

491

45

39

62

57.94 92.64

6

45

461

44

24

65

59.63 95.05

20

46

530

41

25

105

71.92 95.50

16

47

651

32

45

81

71.68 93.53

-13

48

951

34

75

138

80.23 92.69

-41

49

897

53

104

117

68.82 89.61

-51

50

863

76

69

103

57.54 92.60

7

51

787

46

39

127

73.41 95.28

7

52

731

56

56

95

62.91 92.88

0

53

527

52

41

96

64.86 92.78

11

54

477

58

31

62

51.67 93.90

27

55

425

46

40

83

64.34 91.40

6

56

426

32

51

69

68.32 89.31

-19

57

422

23

52

81

77.88 89.03

-29

58

406

39

54

62

61.39 88.26

-15

59

178

28

28

24

46.15 86.41

0

 

 

 

 

 

 

Tabel 6

Nilai Se dan Sp Rujukan CDC terhadap Standar WHO (Perempuan)

UMUR TN FN FP TP Se Sp FN-FP

0

564

35

0

0

0.0 100.0

35

1

465

62

48

134

68.4 90.6

14

2

537

13

102

28

68.3 84.0

-89

3

550

31

32

17

35.4 94.5

-1

4

568

54

16

29

34.9 97.3

38

5

584

11

18

64

85.3 97.0

-7

6

654

1

6

31

96.9 99.1

-5

7

604

6

15

67

91.8 97.6

-9

8

512

4

45

58

93.5 91.9

-41

9

584

29

27

44

60.3 95.6

2

10

473

35

90

10

22.2 84.0

-55

11

530

27

131

14

34.1 80.2

-104

12

683

84

115

11

11.6 85.6

-31

13

607

106

172

0

0.0 77.9

-66

14

621

93

160

0

0.0 79.5

-67

15

513

80

177

0

0.0 74.3

-97

16

443

68

175

0

0.0 71.7

-107

17

547

65

100

0

0.0 84.5

-35

18

448

71

99

0

0.0 81.9

-28

19

367

69

113

0

0.0 76.5

-44

20

431

77

105

0

0.0 80.4

-28

21

386

78

115

0

0.0 77.0

-37

22

379

72

106

0

0.0 78.1

-34

23

523

77

128

11

12.5 80.3

-51

24

796

115

153

7

5.7 83.9

-38

25

867

110

162

19

14.7 84.3

-52

26

742

110

185

22

16.7 80.0

-75

27

700

106

182

37

25.9 79.4

-76

28

591

89

134

22

19.8 81.5

-45

29

522

79

151

25

24.0 77.6

-72

30

511

65

98

57

46.7 83.9

-33

31

507

44

59

76

63.3 89.6

-15

32

520

35

49

93

72.7 91.4

-14

33

472

27

39

99

78.6 92.4

-12

34

529

51

39

78

60.5 93.1

12

35

582

90

67

73

44.8 89.7

23

36

905

84

84

78

48.1 91.5

0

37

844

79

62

91

53.5 93.2

17

38

878

74

36

107

59.1 96.1

38

39

798

83

32

106

56.1 96.1

51

40

699

44

26

99

69.2 96.4

18

41

597

41

21

68

62.4 96.6

20

42

597

26

8

74

74.0 98.7

18

43

478

21

26

70

76.9 94.8

-5

44

519

25

45

45

64.3 92.0

-20

45

490

32

25

52

61.9 95.1

7

46

497

38

15

79

67.5 97.1

23

47

648

36

15

93

72.1 97.7

21

48

941

36

21

112

75.7 97.8

15

49

928

26

33

135

83.9 96.6

-7

50

903

29

21

115

79.9 97.7

8

51

773

33

16

112

77.2 98.0

17

52

715

22

27

100

82.0 96.4

-5

53

543

43

52

99

69.7 91.3

-9

54

465

43

16

74

63.2 96.7

27

55

451

34

7

63

64.9 98.5

27

56

431

33

17

61

64.9 96.2

16

57

436

33

18

77

70.0 96.0

15

58

395

41

7

78

65.5 98.3

34

59

236

29

10

37

56.1 95.9

19

 


Kesimpulan

Kurva pertumbuhan WHO adalah gambaran pertumbuhan anak yang ASI eksklusif, kurva pertumbuhan NCHS dan Harvard adalah gambaran pertumbuhan anak yang formula-feeding, sedangkan kurva pertumbuhan CDC adalah gambaran pertumbuhan anak yang kombinasi breast dan formula-feeding. Standar WHO sebagai standar terbaru direkomendasikan oleh WHO untuk dijadikan standar internasional untuk seluruh dunia, ini berkaitan dengan sampel yang dianggap representatif terhadap pertumbuhan balita di seluruh dunia. Pesan yang ingin disampaikan dalam standar ini adalah makanan yang terbaik bagi anak usia 0-6 bulan adalah ASI saja atau disebut ASI eksklusif dan selanjutnya diberikan makanan tambahan setelah usia 6 bulan seiring ASI tetap diteruskan sampai umur 24 bulan.

Daftar Pustaka

Agoes, Dina dan Maria P, Mencegah dan Mengatasi kegemukan pada Balita, Puspa Swara, Jakarta, 2003.

Alisjahbana, Anna, Sri K dan J.A Kusin, Aspek Kesehatan dan Gizi Anak Balita, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta, 1985.

Almatsier, Prinsip Dasar Ilmu Gizi, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 2002.

Bogin, Barry, Cambridge Studies in Biological Anthropology, Patterns of Human Growth, Cambridge University Press, Cambridge, 1988.

Supariasa, I.D.N, Bachyar B dan Ibnu F, Penilaian Status Gizi, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta, 2002.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) ANTHRO software, Available at www.cdc.gov/epiinfo/, Februari, 2007.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Growth Charts, Available at www.cdc.gov/growthcharts/, Februari, 2007.

Cogill, Bruce, Anthropometric Indicators Measurement Guide, Food and Nutrition Technical Assistance Project, 2003 Revised Edition, Academy for Educational Development, Washington, 2003.

Daniel, W.W., Biostatistics, A Foundation for Analysis in The Health Sciences, Sixth Edition, John Wiley & Sons, Inc, U.S.A., 1995.

Departemen Kesehatan RI, Pemantauan Status Gizi Tingkat Kecamatan, Direktorat Bina Gizi Masyarakat, Jakarta, 1990.

Departemen Kesehatan RI, Standar Pemantauan Pertumbuhan Balita, Departemen Kesehatan RI, Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat, Jakarta, 2005.

Dewyer, J. T., Concept of Nutritional Status and Its Measurement, Anthropometric Assesment of Nutritional Status, WileyLiss, Inc., U.S.A, 1991.

Fletcher, R H., Clinical Epidemiology, the essentials, second edition, Williams & Wilkins, U.S.A, 1982.

Gibson, R. S., Principles of Nutritional Assesment, Oxford University Press, New York, 1990.

Hadi, S, Statistik Jilid 1, ANDI, Yogyakarta, 2001.

Indonesian Nutrition Network, 2002 Analisis Antropometri Balita, Susenas 1989, 1992, 1995, 1998, 1999, 2000, 2003 dan 2005. Http://www. Gizi.net, (10 Oktober 2002)

Insel, Paul, R. Elaine Turner dan Don Ross, Nutrition, Jones and Bartlett Publishers, Massachusetts, 2001.

Jellife D. B. dan Jeliife E. F. P., 1989 Community Nutritional Assesment, Oxford University Press, New York

Jus’at, Idrus dan Abas Basuni Jahari, 2000 Kumpulan Makalah Diskusi Pakar Bidang Gizi tentang ASI, MPASI, Antropometri dan BBLR, Persagi, LIPI, UNICEF, Jakarta

Kohler, Lennart, Gunnar Meeuwisse dan Wigher Mortensson, 1981 Food Intake and Growth of Infants between Six and Twenty six Weeks of Age on Breast Milk, Cows Milk Formula, or soy Formula, Almqvist & Wiksell Tryckeri AB, Swedia

Minarto, 2006 Berat Badan Tidak Naik Sebagai Indikator Dini Kejadian Gizi kurang pada Bayi Sampai Usia 12 Bulan, Disertasi, Universitas Indonesia, Jakarta

Pemerintah Republik Indonesia bekerja sama dengan WHO, 2000 Rencana Aksi Pangan dan Gizi Nasional 2001 2005, Jakarta

Persagi, 1990 Journal of The Indonesian Nutrition Association, Majalah Gizi Indonesia, Jakarta

Satoto, 1990 Pertumbuhan dan Perkembangan Anak, Pengamatan Anak Umur 0-18 bulan di kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Disertasi, Universitas Diponegoro, Semarang

Shils, Olson, Shike dan Ross, 1999 Modern Nutrition In Health and Disease, Ninth Edition, Lippincott Williams and Wilkins, U.S.A

Sinclair, David, 1986 Human Growth After Birth,. Fourth Edition, Oxford University Press, New York

Soetjiningsih, Tumbuh Kembang Anak, Penerbit Buku Kedokteran Anak, Jakarta, 1995.

Stephenson, Lani S, A Comparison of Growth Standards: Similarities Between NCHS, Harvard, Denver and Privileged African Children and Differences with Kenyan Rural Children. Cornell University, New York, 1983.

Tanner, J. M., Foetus Into Man, Physical Growth from Conception to Maturity, Harvard university Press, Massachusetts United Nations University, 1993/1994 Food and Nutrition Bulletin, Vol. 15, Number 4, Tokyo., 1978.

Waterlow, Classification and Definition of Protein Calorie Malnutrition, Brit. Med J, U.S.A, 1972.

Whitney, Catalado, dan Rolfes, Understanding Normal and clinical Nutrition, Third Edition, West Publishing Company, U.S.A, 1991.

Whitney dan Hamilton, Understanding Nutrition, Fourth Edition, West Publishing Company, U.S.A, 1987.

World Bank, Repositioning Nutrition as Central to Development, A Strategy for Large Scale Action, Washington, 2006.

World Health Organization, WHO Child Growth Standards, Technical Report, WHO, Geneva, 2006.

World Health Organization, Physical Status: The Use and Interpretation of Anthropometry. Report of a WHO Expert Committee. Technical Report Series No. 854, WHO, Geneva, 1995.

World Health Organization, Measuring Change in Nutritional Status, WHO, Geneva, 1983.

World Health Organization. WHO Growth Charts, Available at  di www.who.int/childgrowth/en, Februari, 2007.

** Jurnal Gizi – Dietetik tersebut diatas diterbitkan oleh Pusat Pengelola Jurnal Ilmiah Universitas Esa Unggul dalam Jurnal Gizi Vol.2 No.1 April 2010


-- Download PERBANDINGAN STATUS GIZI BALITA, DATA SUSENAS 2005 BERDASARKAN RUJUKAN HARVARD, NCHS, CDC DAN STANDAR WHO as PDF --


Share
  • Comments
  • Trackbacks
Leave a Reply

2017 © Universitas Esa Unggul
Social Media Icons Powered by Acurax Web Development Company