Pengaruh Teknik Distraksi Imajinasi Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat

Pengaruh Teknik Distraksi Imajinasi Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat

Share




Pengaruh Teknik Distraksi Imajinasi Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat

Deskripsi:
Teknik distraksi imajinasi terbimbing merupakan intervensi mandiri keperawatan dimana perawat mengajarkan pada klien bagaimana cara melakukan pemindahan focus fikiran klien yang sedang berfokus pada rasa nyerinya ke arah pemikiran lain yang di rasakan membuat klien nyaman dengan melupakan rasa sakit secara perlahan. Studi pendahuluan yang telah di lakukan di Rs Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto bulan november sebanyak 150 pasien dewasa yang dating ke istalasi gawat darurat dengan keluhan nyeri. Mengetahui pengaruh distraksi imajinasi terbimbing terhadap penurunan skala nyeri pada pasien dewasa di istalasi gawat darurat RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta 2017.penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimen rancangan penelitian one group pre test- pasca test desain. One group pre test-pasca test desain. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 responden yang diambil dari seluruh pasien dewasa yang mengalami nyeri di instalasi gawat darurat RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik non probability sampling, alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan cara pengumpulan datanya dengan angket. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji welcoxon macth pairs test. Seluruh responden yang berjumlah 30 orang berhasil melakukan teknik distraksi imajinasi terbimbing. Paling banyak pasien berumur 45 tahun dan paling muda usia 18 tahun dan paling tua usia 60 tahun, pasien paling banyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 17 orang (56,7%). Hasil analisis bivariat didapatkan bahwa pengaruh antara skala nyeri sebelum dan sesudah intervensi yaitu Z hitung = 4.583 > Z 0,025 = 1,96 dan P Value = 0,001 < α = 0,05, ada perbedaan hasil skala nyeri saat sebelum dan sesudah intervensi pada pasien. ada perbedaan hasil skala nyeri saat sebelum dan sesudah intervensi pada pasien dewasa di Instalasi Gawat Darurat RS. Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Tahun 2017. diharapkan meningkatkan pelatihan-pelatihan tentang teknik distraksi imajinasi terbimbing kepada karyawan-karyawan Rumah Sakit.

Kontribusi :
YULIATI

Penulis:
MEGA MUSTIKA ( 201533177 )

Download:
Pengaruh Teknik Distraksi Imajinasi Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat


-- Download Pengaruh Teknik Distraksi Imajinasi Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat RS Kepresidenan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Terbimbing Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dewasa Di Istalasi Gawat Darurat as PDF --


Share
  • Comments
  • Trackbacks
Leave a Reply

2017 © Universitas Esa Unggul